Pengaruh Kemajuan Teknologi
![]() |
| Fiber |
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi
utamanya gadget, pola hidup masyarakat juga berubah. Berikut adalah
perbandingan perilaku manusia antara sebelum mewabahnya gadget dan sesudahnya:
No.
|
Sebelum
|
Sesudah
|
1.
|
Orang-orang berdoa terlebih dulu
sebelum makan
|
Orang-orang foto sebelum makan,
kemudian di upload
|
2.
|
Semua orang jalannya tegak serta
memperhatikan lingkungan sekitar
|
Kebanyakan orang sekarang berjalan
menunduk, karena melihat gadget-nya
|
3.
|
Ketika di cafe, pesan
makanan/minuman terlebih dahulu, lalu ngobrol
|
Ketika di cafe, mencari colokan
listrik & konek WiFi,kemudian pesan makanan/minuman, dan lanjut bermain
gadget
|
4.
|
Saling menyapa, mengobrol walaupun
tidak kenal ketika sedang mengantri di tempat umum.
|
Mengantri dengan bermain gadget
|
Gadget selain memiliki dampak positif, juga terdapat
dampak negatif yang mempengaruhi perilaku sosial masyarakat yaitu sebagai
berikut.
Dampak negatif gadget terhadap hubungan sosial yang
pertama yaitu munculnya ketergantungan. Media gadget baik itu gadget informasi
maupun telekomunikasi memiliki kualitas atraktif. Dimana ketika seseorang sudah
merasa nyaman dengan gadget yang ia gunakan, ia seolah-olah menemukan dunianya
sendiri dan akan merasa sulit untuk terlepas dari kenyamanan itu. Hal ini
berakibat pada hubungan dia dengan orang lain secara face to face akan menurun
dan cenderung untuk kurangnya interaksi terhadap lingkungan luar dan sekitar.
Dampak negatif gadget selanjutnya yaitu Violence and
Gore. Perkembangan gadget berupa adanya jaringan internet yang sekarang mudah
diakses membuat para pembuat situs berupaya menjual situs yang mereka buat.
Salah satu cara yang dapat menarik perhatian yaitu dengan cara menampilkan
kekejaman dan kesadisan. Biasanya tampilan seperti ini banyak terdapat pada
aplikasi game. Biasanya anak-anak dan remaja yang akan lebih mudah terpengaruh,
sehingga bisa menimbulkan kurangnya sensitivitas terhadap sesama, memicu
munculnya perilaku agresif, sadistis, bahkan bisa mendorong munculnya sikap
kriminal yang ada pada game yang dimainkan mengeser nilai sosial dari pada
antar sesama manusia.
Kemudian kebiasaan antisosial merupakan dampak negatif
gadget yang disebabkan karena penyalahgunaan gadget itu sendiri. Hal ini
terjadi di mana ketika seseorang merasa gadget merupakan satu-satunya hal yang
paling penting dalam hidupnya, sehingga ia melupakan keadaan di sekitarnya.
Akan muncul ketidakpedulian dalam dirinya terhadap lingkungannya. Satu-satunya
hal yang dapat menarik perhatiannya hanyalah gadget yang ia gunakan. Akibat
yang timbul ialah dia menjadi jarang berinteraksi dengan orang-orang yang
berada di lingkungan sekitarnya, sehingga kemampuan interpersonal dan
emosionalnya pun terhambat dan tidak akan berkembang. Dampak terburuk yang akan
timbul, dia akan kesulitan untuk bersosialisi dan menjalin relasi dengan orang-orang
di sekitarnya.
Terjadinya deindividuasi. Tindakan yang lebih parah
akan terjadi apabila muncul perilaku anti sosial yang berbahaya seperti
melakukan tindakan agresif untuk menyakiti orang lain dan memprovokasi
seseorang untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
Penggunaan tidak sesuai kondisi, misalnya, menggunakan
gadget pada saat proses belajar mengajar berlangsung untuk sms-an dengan teman
atau pacar atau membuka situs jejaring sosial (facebook, twitter, yahoo dan
lain-lain) pada saat belajar.
Pemborosan biaya gadget yang tidak akan ada habisnya,
akan membuat para penggunanya tidak pernah puas sehingga perlu biaya untuk
selalu meng-update gadget yang mereka miliki ataupun penggunaan gadget
komunikasi yang makin meluas juga diikuti penambahan biaya. Terutama penambahan
dalam biaya operasional contohnya untuk membeli pulsa, biaya service, dan
pembelian aksesoris.
![]() |
| Global Warming |
Global warming pengalihan kinerja manusia ke mesin
tentu makin menyebabkan polusi udara sehingga memperparah pemanasan global. Saat
ini memang manusia tidak bisa lepas dari gadget (komputer, laptop, handphone,
dan lain-lain). Setiap hari, pasar
semakin banyak dibanjiri gadget atau peralatan elektronik yang penggunaannya
membutuhkan daya listrik, padahal tidak didukung oleh energi alternatif. Dengan
demikian kita akan semakin tergantung pada pembakaran batu bara untuk memasok
kebutuhan listrik di seluruh dunia.
Pengguna gadget cenderung lebih egois. Gadget seperti
telepon seluler membuat seseorang terhubung dengan teman dan komunitas yang
lebih luas. Tetapi, dengan beragam fitur canggih ponsel orang menjadi lebih
asyik bermain ponsel dan hal itu mengakibatkan kurangnya rasa keingintahuan
sosial dan menjadikan orang lebih egois. "Setiap manusia punya kebutuhan
dasar untuk berhubungan dengan orang lain, tetapi ketika kebutuhan itu sudah
terpenuhi, katakanlah dengan memakai ponsel, maka secara alami rasa empati dan
keterikatan dengan sekitarnya ikut menurun,".


Komentar
Posting Komentar